Mudah Diterapkan! Ini 6 Tips Awal saat Belajar Menulis yang Harus Kamu Pahami

 



 Penulis: Keza Felice

Sebagian orang beranggapan bahwa menulis merupakan kegiatan yang sedikit membosankan. Tetapi banyak pula yang mengatakan bila menulis adalah kegiatan yang asyik dan sangat menguntungkan. Namun, beberapa hambatan kerap mengganggu kegiatan menulis, terlebih ketika saat-saat awal belajar menulis. Dengan demikian, tentu saja kamu membutuhkan tips awal saat belajar menulis agar kegiatan yang kamu tekuni dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan.

Ketika kamu mulai menuangkan ide dalam tulisan, rasanya pasti akan sangat menyenangkan seakan-akan beban yang kamu miliki berkurang dengan spontan. Tidak sedikit penulis yang sudah merasakan hal tersebut. Oleh karenanya tak heran bila banyak orang yang akhirnya menyukai profesi sebagai penulis. Dengan menulis kamu juga akan menambah wawasan serta pengetahuan-pengetahuan baru yang belum tentu dapat kamu temukan dengan melakukan kegiatan lainnya. Bahkan kamu juga akan memberikan informasi kepada orang lain.

Beberapa langkah awal sebelum menulis juga cukup terbilang mudah. Mungkin pada saat-saat pertama kali terjun dalam dunia kepenulisan kamu akan sedikit merasa kesulitan. Hal seperti ini wajar terjadi dan memang hampir dialami oleh kebanyakan para penulis. Akan tetapi sesulit apa pun hambatan yang kamu rasakan pasti dapat segera teratasi jika kamu sendiri tidak goyah terhadap niatmu untuk menjadi penulis.  


Tips Awal saat Belajar Menulis

Tidak semua penulis bisa sukses dengan mudah. Setiap orang memiliki permasalahannya masing-masing ketika mulai menulis. Akan tetapi hal tersebut bukan berarti  kamu akan gagal ketika tiba-tiba ada permasalahan yang mengganggu kegiatan menulismu. Nah, untuk kamu yang memang tertarik ingin menjadi penulis atau mau belajar menulis, kamu tidak perlu merasa takut. Beberapa tips ini dapat kamu coba terapkan agar kegiatan menulismu terasa lebih mudah dan asyik!


1. Memilih Topik yang Dikuasai

Kunci awal ketika kamu mau belajar menulis yaitu memilih topik yang kamu kuasai. Tentunya kamu akan merasa nyaman dan juga tidak terbebani ketika mengambil topik yang sudah kamu pahami sebelumnya. Misalnya kamu senang mereview novel. Kamu dapat menulis tips atau cara-cara untuk membuat review novel yang baik dan menarik seperti yang sudah pernah kamu coba. Apabila kamu senang membaca, kamu juga dapat membuat tulisan tentang referensi buku-buku bacaan yang berkualitas, menarik untuk dibaca, dan juga bermanfaat.

Setiap hal yang kamu kuasai, cobalah untuk menjadikannya sebagai bahan pokok untuk membuat suatu tulisan. Tidak masalah jika materi yang kamu bagikan terasa ringan untuk dibaca. Selagi hal tersebut bermanfaat, kamu bisa menjadikannya sebagai topik tulisan. Kamu tidak perlu mencoba menjadi orang lain yang menurutmu karya-karyanya sudah sangat bagus. Hal seperti ini hanya akan membuat nyalimu menciut  dan merasa minder hingga akhirnya membuat kamu malas menulis.

Menuliskan berbagai hal yang kamu suka atau kuasai justru akan membuatmu lebih gampang menikmati proses dalam menulis. Kamu juga akan lebih semangat karena apa yang akan kamu tulis merupakan hal yang cukup mudah dijabarkan. Dengan begitu kamu akan merasa berani untuk berkarya.

 

2. Memahami Tulisan Orang Lain

Tidak ada salahnya untuk memahami tulisan orang lain. Tips awal saat belajar menulis yang satu ini memang terdengar sedikit sulit untuk dilakukan. Akan tetapi pada penerapannya, memahami tulisan orang lain merupakan kegiatan yang sangat seru, menguntungkan, dan mudah dilakukan. Kamu bisa membaca tulisan para penulis yang sudah dijamin kualitasnya. Hal tersebut akan membantumu mendapatkan lebih banyak pengetahuan baik dari segi kepenulisan maupun informasi bermanfaat.

Kamu hanya perlu membaca dan mengamati bagaimana penulis tersebut menuangkan sebuah ide dalam tulisan yang dipublikasikannya. Memahami tulisan penulis lain tidak berarti kamu harus menirukannya, tapi kamu harus bisa mengambil sesuatu yang menarik sebanyak-banyaknya untuk dijadikan sebagai bahan pelajaran. Misalnya, kamu memahami susunan kalimatnya atau bagaimana penulis tersebut membuat narasi yang memikat. Dengan begitulah kamu akan sangat terbantu ketika mulai menulis karena kamu akan memiliki bahan pertimbangan tentang kepenulisan.

 

3. Membuat Kamus Kecil

Langkah awal sebelum menulis yang selanjutnya yaitu membuat kamus kecil. Mungkin kamu pernah merasa bingung atau asing terhadap beberapa kata tertentu. Oleh sebab itulah kamu harus memanfaatkan hal tersebut sehingga ketidaktahuanmu akan tetap bermanfaat.

Ketika kamu tidak  mengetahui arti kata tertentu pada karya yang sedang kamu baca, maka tulislah kata tersebut dalam buku catatanmu. Kemudian, setelah kamu memiliki cukup banyak kata yang tidak diketahui, cobalah membuka KBBI dan carilah arti kata tersebut satu per satu. Setelah itu kamu dapat menuliskan arti kata-kata tersebut sesuai dengan yang tertera pada Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Bukan hanya mencari artinya saja, kamu juga harus berusaha memahami dan mengingatnya. Melakukan hal seperti ini memang tampak sepele, tapi kamu akan merasakan manfaatnya ketika mulai menulis. Alih-alih menggunakan pilihan kata yang sudah biasa digunakan dan itu-itu saja, kamu dapat menggantinya dengan menggunakan kata-kata lain yang baru saja kamu ketahui. Meski demikian, kamu harus tetap menyesuaikannya dengan rangkaian kalimat yang kamu tuliskan, ya! Hal ini akan sangat membantumu yang sedang berada pada tahap awal menulis.

 

4. Langsung Menulis

Ketika kamu ingin menulis, maka cobalah untuk langsung menulis. Gunakan ide yang kamu miliki untuk menghasilkan sebuah karya. Dengan begitu kamu akan mengetahui bagaimana perkembangan tulisanmu sendiri. Akan tetapi jika kamu masih saja merasa takut dan hanya memahami berbagai teori tanpa menerapkannya dengan langsung menulis, maka kamu kemampuanmu akan sulit berkembang.

Oleh karena itulah kamu harus langsung menulis dengan ide yang dimiliki. Gunakan waktumu untuk belajar dengan perlahan dan nikmatilah prosesnya dengan sabar.

Kamu tidak perlu terburu-buru agar pikiranmu tidak blank atau kehilangan inspirasi. Ketika merasa lelah kamu juga masih bisa istirahat agar pikiran bisa tetap terasa fresh. Sesekali juga kamu dapat mendengarkan musik, menonton film, membaca, atau bermain sosial media. Akan tetapi setelah dirasa cukup untuk menghibur diri, kamu harus kembali menulis. Lakukan kegiatan menulis ini berulang kali dan perbaiki kesalahan yang kamu lakukan secara berkala. Dengan begitu lambat-laun kekuranganmu dalam berkarya akan segera teratasi dan kamu akan terus melaju untuk menjadi penulis yang berkualitas.

 

5. Berperan Sebagai Editor

Tips awal belajar menulis yang tidak kalah pentingnya untuk dilakukan yakni dengan berperan sebagai editor. Apakah hal seperti ini sangat perlu? Bukankah pada akhirnya ketika masuk ke meja redaksi tulisan yang dikirimkan akan diedit oleh editor? Nah, kamu harus tahu bahwa menjadi penulis berarti kamu juga harus siap untuk menjadi seorang editor. Kamu harus lebih dulu mengedit naskahmu sebelum dikirimkan ke media atau pada penerbitan. Meskipun ada editor yang akan mengurus dan memperbaiki naskahmu, tetapi melakukan revisi dan mengedit naskah sendiri merupakan suatu hal yang wajib dilakukan.

Setelah kamu selesai membuat tulisan hingga akhir, cobalah untuk membaca ulang tulisan tersebut. Kamu harus memperhatikan PUEBI, KBBI, margin, kesalahan ketik, kalimat majemuk, atau hal-hal lainnya. Apabila terdapat kesalahan maka segeralah perbaiki sebelum karya tersebut kamu publikasikan. Kamu juga perlu memperhatikan kesinambungan antar kalimat yang kamu buat. Apakah kalimat-kalimat tersebut sudah masuk akal dan sudah nyambung satu sama lain. Dengan mengecek beberapa hal tersebut akan membuatmu semakin mudah memahami cara kepenulisan sesuai dengan PUEBI dan bagaimana cara menulis yang baik.

 

6. Memilih Media yang Tepat

Kamu juga harus memilih media yang tepat untuk memublikasikan tulisan yang baru saja kamu buat. Kamu dapat memanfaatkan berbagai media yang ada di sekitarmu untuk membagikan tulisan kepada banyak orang. Misalnya dengan menulis di blog, platfrom menulis online berbayar, sosial media, atau aplikasi khusus menulis. Dengan begitulah kamu dapat dengan mudah membuat tulisan sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh media tersebut. Kamu juga tidak boleh lupa untuk membagikan link karya yang sudah kamu publikasikan tersebut ke media sosial. Dengan begitu tulisanmu akan dikunjungi dan dibaca oleh banyak orang.

 

Itulah beberapa tips awal saat belajar menulis yang tidak terlalu sulit dilakukan. Kamu bisa mencobanya secara perlahan dan bersabarlah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Teruslah berusaha dengan rajin dan tekun sehingga karyamu akan terus berkembang menjadi lebih baik. Jangan mudah bosan dalam berusaha dan berikanlah tulisan terbaikmu!

 

No comments for "Mudah Diterapkan! Ini 6 Tips Awal saat Belajar Menulis yang Harus Kamu Pahami"

close