6 Langkah Membuat Karakter Tokoh dalam Novel Paling Sederhana

 



Penulis: Keza Felice

Langkah membuat karakter tokoh dalam novel memang diperlukan untuk menjadikan tokoh dalam novelmu lebih ‘hidup’. Seperti yang telah diketahui bahwa tokoh merupakan fokus utama dalam sebuah cerita, termasuk dalam novel.

Karenanya kamu harus membuat atau menciptakan karakter yang bagus sehingga dapat melekat di hati pembaca. Dengan begitu para pembaca akan selalu mengingat cerita yang kamu tulis, bahkan mereka dapat membedakan setiap tokoh yang ada dalam novelmu.

Langkah Membuat Karakter Tokoh dalam Novel

Dalam cerita yang kamu buat, tokoh akan menjadi pihak yang menjalani kehidupan dan dikenai permasalahan. Tokoh akan mendapat masalah serta akan menyelesaikan permasalahannya, hingga akhirnya terbentuklah sebuah alur cerita.

Dari sinilah terlihat jelas bahwa tokoh mempunyai peranan yang sangat penting karena berkaitan erat dengan konflik, alur, serta penyelesaian masalah. Dan kamu tidak dapat asal-asalan ketika membentuk karakter untuk tokoh karena nantinya akan berpengaruh pada novelmu.

Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membuat karakter tokoh dalam novel.

 

1. Memberikan Tujuan atau Keinginan pada Karakter

Setelah kamu menentukan nama-nama untuk tokoh yang kamu buat, maka langkah membuat karakter tokoh dalam novel selanjutnya yaitu dengan memberikan mereka tujuan.

Tujuan menjadi dorongan yang mempunyai kekuatan besar dalam sebuah karya. Keinginan atau tujuan tersebutlah yang akan mendorong karaktermu untuk melakukan sesuatu yang tentunya sudah kamu tetapkan sebelumnya. Oleh karenanya kamu harus tetap menghubungkan antara tujuan dan juga aktivitas seperti apa yang akan dilakukan oleh tokoh ciptaanmu itu.

Kamu dapat membuat beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh tokohmu dan buatlah berbagai cara yang akan dilakukan oleh tokoh tersebut. Selain itu kamu juga dapat membuat mereka berada dalam kondisi yang menyulitkan, di mana keinginan yang mereka punya ternyata mendapatkan hambatan, atau tujuan tersebut berbenturan dengan keinginan orang-orang terdekat yang mereka miliki.

Kemudian, setelah menentukan tujuan tersebut secara terperinci, kamu harus menentukan pula apakah tokoh tersebut berhasil mencapai tujuannya atau justru mengalami kegagalan. Lantas konsekuensi seperti apa saja yang akan mereka terima atau tanggung setelah itu.

 

2. Menentukan Penampilan Fisiknya

Tentu saja setiap manusia mempunyai penampilan yang berbeda-beda, termasuk juga tokoh dalam ceritamu. Dalam proses pembuatan novel, menentukan penampilan fisik tokoh merupakan hal yang paling mudah. Namun, kamu juga harus tetap konsentrasi agar tidak ada kesamaan antara satu tokoh dengan tokoh lainnya.

Apabila kamu tidak mampu menentukan dan membayangkan penampilan fisik dari tokoh yang dibuat, lantas bagaimana dengan para pembaca karyamu? Tentu saja mereka juga akan sulit membayangkan seperti apa sebenarnya penampilan dari tokoh yang kamu ciptakan.

Karenanya kamu harus menentukan ciri-ciri penampilan yang dianggap mencolok dari tokohmu. Dengan begitu para pembaca akan berimajinasi sendiri untuk membayangkan seperti apa perawakan tokoh tersebut.

Misalnya, tokohmu adalah seseorang wanita muda. Lantas gaya pakaian seperti apa yang selalu dia gunakan? Adakah kebiasaan unik yang tidak pernah luput darinya? Aksesori seperti apa yang selalu melekat padanya? Bagaimana sikapnya ketika berada di depan publik?

Jawaban-jawaban dari beberapa pertanyan tersebut secara tidak langsung akan menghubungkan dengan kepribadian tokoh dalam cerita yang kamu tulis. Selain itu juga akan memberikan informasi kepada pembaca mengenai seperti apa pola pikir dan karakter si tokoh tersebut.

 

3. Mempunyai Karakter yang Lengkap

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat membuat karakter tokoh dalam novel yaitu dengan menjadikannya sebagai tokoh yang berkarakter lengkap dan harus sesuai dengan manusia di dunia nyata pada umumnya. Dengan begitu barulah tokohmu dapat terlihat mempunyai karakter kuat. Karena dia harus mempunyai sifat-sifat yang umum dimiliki oleh manusia.

Misalnya, tokoh yang kamu ciptakan mempunyai ambisi, bisa bersedih, ramah, riang, bisa marah, atau galak, dan lain sebagainya. Pada akhirnya mereka memang diciptakan sebagai tokoh yang ‘hidup’ dalam ceritamu karena karakter yang digunakan sesuai dengan karakter nyata. Oleh karenanya kamu juga perlu membuat biografi untuk para tokoh tersebut.

Misalnya, siapa nama tokoh tersebut, apa jenis kelaminnya, berapa usianya saat itu, pendidikan terakhirnya, pekerjaan yang dia miliki, ciri fisiknya, tinggi dan berat badannya, sifat-sifat yang dia punya, dan siapa keluarga terdekatnya. Kemudian kamu juga dapat menentukan permasalahan seperti apa yang akan dia terima dalam cerita tersebut.

 

4. Menentukan Latar Belakang Karakter

Status sosial dan latar belakang karakter merupakan hal pokok yang tidak dapat dilewatkan begitu saja. Karena hal tersebut dapat berpengaruh terhadap bagaimana tokoh tersebut bereaksi terhadap kejadian sehari-harinya. Misalnya, perempuan yang terlahir dari keluarga kaya akan mempunyai perspektif atau pengalaman yang berbeda dengan perempuan yang terlahir dari keluarga yang sederhana  dan harus mengais rezeki dari berjualan.

Oleh karenanya latar belakang atau status sosial tokoh sangat penting untuk menentukan cara pandangnya sebagai tokoh. Meskipun kamu tidak menjelaskan dengan detail kepada pembaca terkait latar belakang dan kelas sosial tokohmu, karakternya pasti akan tetap terlihat wajar dan realistis karena sudut pandang mereka telah dipengaruhi oleh status sosial mereka dalam kehidupan. Misalnya dengan menampilkan gaya berpakaian yang glamor untuk tokoh yang memang status sosialnya berasal dari keluarga kaya. Dengan begitu pembacamu akan mengerti bahwa dia memang  berasal dari keluarga yang cukup terpandang.

 

5. Melakukan Riset tentang Karier atau Profesi Tokoh

Cara lain untuk menjadikan tokoh dalam novelmu berkarakter kuat yakni dengan melakukn riset mendalam tentang karier ataupun profesinya. Dengan begitu tokohmu akan dipercaya oleh para pembaca. Misalnya kamu menciptakan tokoh yang mempunyai profesi sebagai arsitek, maka kamu pun harus tahu apa saja yang dia lakukan dengan pekerjaannya itu, cara merancang bangunan, atau pandangan berbedanya dalam menatap dunia.

Jika dia seorang dokter bedah, kamu harus mengetahui etika kedokteran yang nantinya akan digunakan dalam cerita, cara melakukan proses bedah, dan lain sebagainya. Kamu dapat mencari sumber pengetahuan melalui buku ataupun secara online, bahkan juga dapat bertanya langsung kepada orang terdekat yang kebetulan mempunyai profesi yang sama seperti tokohmu.

Apabila mempunyai kesempatan untuk bertanya langsung kepada orang lain, kamu dapat mewawancarainya. Menanyakan kehidupan sehari-harinya, bagaimana ketika mereka menemukan permasalahan, atau bagaimana rutinitasnya di tempat kerja. Dengan begitu kamu akan menemukan profesi tokohmu dengan baik dan benar.

 

6. Membuat Kelemahan dan Kekuatan yang Dimiliki Tokoh

Tidak ada manusia yang sempurna, termasuk juga tokoh dalam ceritamu. Untuk menjadikannya seperti orang yang benar-benar hidup, kamu juga harus mempertimbangkan kekuatan dan juga kelemahan yang dia miliki. Dengan begitu dia akan terlihat nyata, lengkap, dan tetap bisa dijangkau oleh imajinasi pembaca.

Kamu dapat membuat daftar kekuatan atau kelebihan dan juga daftar kelemahannya. Seimbangkanlah antara kekuatan dan kelemahan yang dimiliki tokohmu sehingga akan lebih memikat saat karyamu dibaca. Dan tentu saja hal tersebut akan menjadikan karyamu terasa lebih realistis.

 

Itulah beberapa langkah membuat karakter dalam novel yang dapat kamu coba lakukan. Anggaplah tokoh yang kamu ciptakan sebagai sahabat di dunia nyata, sehingga kamu akan lebih mudah untuk mengetahui tentang seluk beluk kehidupannya. Dengan begitu kamu akan lebih mudah untuk menciptakan karakternya dengan baik. Dan tulislah setiap hal yang kamu ingin gunakan dalam buku catatan sehingga kamu tidak akan melupakannya atau pun merasa bingung saat memulai menulis.

 

 

 

 

 

 

No comments for "6 Langkah Membuat Karakter Tokoh dalam Novel Paling Sederhana"

close