5 Tips Membuat Tulisan yang Menarik, Kamu Juga Bisa Coba!



 

Penulis: Keza Felice

Tanpa disadari mungkin kamu pernah berpikir atau mencari tips membuat tulisan yang menarik. Sebagian orang memang kerap kali mempertimbangkan hasil tulisan yang sudah dibuat dan berpikir apakah karya yang dihasilkan itu menarik atau tidak. Sudah menjadi hal yang wajar bila sebagai penulis kamu memikirkan hal tersebut. Namun demikian, sebaiknya kamu tidak perlu terlalu mencemaskan hasil tulisanmu karena bersikap berlebihan hanya akan membuatmu merasa semakin tidak percaya diri.

Ada saatnya kamu harus melakukan evaluasi dan menilik apakah karya yang baru saja dihasilkan masuk dalam kategori “baik” atau “kurang baik”. Meskipun begitu, kamu harus tetap optimis dan terus mencoba berbagai cara untuk menjadikan tulisanmu lebih menarik dan lebih baik daripada sebelumnya. Ini berarti kamu harus lebih telaten dalam mempelajari suatu hal untuk mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru.

Tanpa disadari pengetahuan baru tentang kepenulisan akan menjadi sebuah informasi yang sangat berarti dan pasti akan berguna ketika kamu mulai berkarya. Hal-hal sepele yang mungkin kamu anggap tidak berguna, pada kenyataannya justru akan sangat menolong ketika di tengah-tengah perjalanan menulis terdapat suatu kendala.

Tips Membuat Tulisan yang Menarik

Pernahkah kamu berpikir jika membuat tulisan yang menarik itu sangat sulit? Pikiran seperti ini mungkin saja sering mengganggu mood menulismu. Sayangnya hal tersebut tidak akan memberikan dampak yang baik jika kamu tidak mampu mengendalikan rasa ketidakberdayaan tersebut. Setiap penulis pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Oleh karenanya kamu tidak perlu merasa terbebani jika karya yang dihasilkan masih belum sebaik atau sebagus karya-karya penulis lainnya.

Memikirkan cara untuk membuat tulisan tampak menarik memang hal yang sangat diperlukan untuk menarik perhatian pembaca. Namun, tetap perlu diingat jika hal tersebut harus bisa membuatmu lebih semangat untuk berusaha dengan maksimal. Berikut ini terdapat beberapa tips atau kiat-kiat yang dapat kamu coba untuk menjadikan tulisanmu lebih menarik.

1. Membaca Semua Jenis Tulisan

Hampir setiap tips menulis membahas hal ini. Membaca memang menjadi hal pokok yang harus menyertai kegiatan menulismu. Kamu tidak akan mengerti banyak hal jika tidak mau membaca, yang artinya karyamu akan tetap begitu-begitu saja tanpa ada perkembangan. Sebab kamu sendiri tidak mengetahui update terbaru tentang kepenulisan. Bahkan kalimat-kalimat yang kamu hasilkan akan tetap terasa sama jika kamu sendiri tidak mau membaca karya penulis lain yang sudah lebih dulu berhasil menyuguhkan karya dengan susunan kalimat yang menarik dan apik.

Meskipun kamu sudah menguasai gaya menulis tertentu, tapi tidak ada salahnya untuk membaca karya tulis lain yang mungkin berbeda dengan gayamu. Hal tersebut akan membantumu menemukan unsur-unsur serta teknik yang lebih kreatif yang nantinya dapat kamu terapkan ke dalam tulisan. Bahkan kamu pun bisa mendapatkan banyak inspirasi hanya dengan membaca banyak sumber pengetahuan. Dari situlah kamu dapat merangkai poin-poin penting hingga menjadi satu kesatuan yang lebih menarik sesuai dengan gaya kepenulisanmu.

 

2. Menggunakan Analogi

Menggunakan analogi bisa menjadi unsur menarik dalam sebuah tulisan. Bahkan para penulis sudah sering menggunakannya, baik itu analogi yang menggunakan benda hidup ataupun benda mati. Analogi ini akan mempermudah penulis untuk menjelaskan maksud dari idenya. Sedangkan bagi para pembaca, mereka dapat membayangkan analogi tersebut sehingga akan mempermudahnya untuk memahami maksud yang ditargetkan oleh penulis.

Analogi bisa diartikan sebagai persamaan ataupun kesepadanan antara bahasa yang menjadi dasar terjadinya betuk lain atau dalam sesuatu yang sama dalam bentuk, fungsi, serta susunan, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak memiliki hubungan kekerabatan. Analogi dapat menjadi ciri antara dua benda atau hal yang bisa digunakan sebagai dasar perbandingan.

Dengan menggunakan analogi, tulisan yang kamu buat tidak akan terasa membosankan. Di tengah-tengah tulisan yang cukup panjang, kehadiran analogi bisa menghilangkan rasa lelah dan kejenuhan para pembaca. Meskipun begitu, kamu harus tetap menggunakan analogi yang familiar. Misalnya, saat kamu mau menggunakan analogi dengan figur hewan, maka gunakanlah jenis atau nama hewan yang sudah umum diketahui oleh seluruh pembaca, seperti buaya, burung, anjing, kucing, sapi, dan lain sebagainya.

Apabila kamu menggunakan nama hewan yang belum banyak dikenali, para pembaca tentu akan merasa terganggu dan mereka harus berpikir ribet karena harus membayangkan bagaimana sifat, warna kulit atau bulu, serta membayangkan kebiasaan hewan-hewan tersebut. Oleh sebab itu sebaiknya kamu tidak membuat rumit para pembaca dengan menggunakan subjek-subjek figuratif yang sulit diketahui.


3. Membuat Tulisan dengan Kalimat Aktif

Apakah membuat tulisan dengan kalimat aktif benar-benar menjadi bagian dari tips membuat tulisan yang menarik? Pernahkah kamu berpikir demikian? Ya, penggunaan kalimat efektif memang bertujuan agar para pembaca lebih mudah merasakan keterikatan dengan tulisan yang kamu buat. Bukan hanya itu saja, kalimat efektif juga akan menjadikan tulisanmu lebih hidup.

Akan lebih baik jika kamu menggunakan kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan, dibandingkan dengan menggunakan subjek yang dikenai pekerjaan. Dengan begitulah kamu akan membuat pembaca karyamu lebih mudah menciptakan cerita mereka sendiri di dalam pikirannya masing-masing.


4. Lakukan Riset

Apa pun topik yang ingin kamu tulis dan siapa pun target pembaca yang kamu bidik, sebaiknya lakukanlah riset sebagai pondasi utama dalam proses kepenulisan yang kamu lakukan. Melakukan riset menjadi hal yang penting karena hal tersebutlah yang akan menjadikan tulisan yang kamu buat dapat lebih menarik. Meskipun kamu menulis karya fiksi, adanya riset akan membantumu untuk membuat cerita dengan baik. Sebab karya fiksi pun biasanya tetap memberikan informasi kepada pembacanya. Misalnya, penulis menceritakan tentang Kota Jakarta. Tidak mungkin penulis tersebut menuliskan bahwa di Jakarta penduduknya sangat sepi dan jarang terjadi kemacetan. Oleh karenanya riset diperlukan dalam berbagai hal untuk mendukung terbentuknya suatu karya tulis yang informatif dan menarik.

Setiap pembaca tentu ingin mendapatkan informasi dari tulisan yang dibacanya. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan pembaca agar mereka tetap menyukai karyamu, kamu perlu sekali melakukan riset walaupun tidak bisa langsung terjun ke lapangan. Sebenarnya riset bukanlah suatu kegiatan yang rumit, kamu hanya perlu membaca, melihat, dan mendengarkan secara lebih luas yang berkaitan dengan hal-hal yang ingin kamu tulis.


5. Proofreading

Ketika kamu sudah membuat sebuah tulisan, tentu saja kamu perlu melakukan kegiatan tambahan untuk menyulap karyamu agar terlihat lebih rapi dan menarik. Kamu perlu sekali melakukan proofreading di mana kamu harus melihat dan membaca kembali tulisanmu dari awal. Pahamilah detail yang terdapat pada karya tulismu itu sebagai salah satu upaya mengoptimalisasi tulisan yang sudah dibuat.

Mungkin sebagian penulis mengabaikan hal ini karena telah yakin bahwa tulisannya sudah sangat rapi, menarik, dan jauh dari kesalahan-kesalahan lain. Padahal, belum tentu karya yang diyakini sudah rapi dan baik tersebut benar-benar telah sesuai seperti yang dibayangkan. Nah, oleh karenanya walaupun kamu sudah merasa lelah dan jenuh, melakukan proofreading sangatlah diperlukan.

Pada tahap inilah kamu dapat mengetahui apakah ejaan dan tata bahasa yang kamu gunakan sangat memaksa atau benar-benar sudah rapi dan terasa mengalir. Pada saat inilah kamu bisa merasakan apakah ada ketidaksinkronan antara apa yang sudah kamu buat dengan yang kamu pikirkan. Saat mendeteksi sinkronisasi inilah kamu bisa mengetahui apakah tata bahasa yang kamu gunakan itu sudah baik atau sangat kacau dan tidak menarik untuk dinikmati.

Saat proofreading kamu juga akan lebih bisa menilai apakah ceritamu sudah masuk akal atau belum. Dan di sini kamu juga bisa melihat apakah kalimat yang kamu tulis sudah terlalu panjang, tidak efektif, atau justru tidak nyambung satu sama lain. Selain itu, sebagai penulis kamu bisa juga menilai apakah karya tersebut sudah sesuai dengan gaya penulisanmu atau justru tidak seperti ciri khas yang selama ini kamu bangun. Oleh sebab itulah tahapan ini sebaiknya tidak kamu tinggalkan begitu saja ketika sedang menulis.

Berbagai tips membuat tulisan yang menarik ini dapat kamu coba terapkan secara perlahan. Cobalah dengan lebih telaten sehingga kamu bisa melakukan setiap tahapnya dengan baik. Dengan begitu kamu akan merasakan perkembangan tulisanmu sendiri. Tentunya dengan perubahan kepenulisan yang baik itu, para pembaca akan lebih betah dan tertarik untuk terus mengikuti setiap tulisan yang kamu hasilkan.

No comments for " 5 Tips Membuat Tulisan yang Menarik, Kamu Juga Bisa Coba!"

close