4 Persiapan Awal Sebelum Menulis agar Terhindar dari Berbagai Hambatan

 




 Penulis: Keza Felice

Banyak orang yang mengeluh sebab kesulitan mencari cara menuliskan kata pertama dalam karyanya. Bahkan banyak pula yang akhirnya bad mood dan batal menulis karena tidak kunjung menemukan kalimat pembuka dalam tulisannya. Oleh karena itulah kamu perlu mengetahui persiapan awal sebelum menulis agar tidak merasa terbebani lagi ketika mulai menuangkan ide dalam sebuah karya.

Merasa buntu bahkan sebelum memulai menulis ini biasanya disebabkan oleh adanya tahap yang terlewati yakni persiapan sebelum penulisan atau prapenulisan. Sebenarnya menentukan kata atau kalimat pertama saat menulis bukanlah permasalahan yang besar. Akan tetapi bila tidak ada persiapan, terkadang memikirkan hal tersebut dapat memakan banyak waktu. Belum lagi jika kamu mengalami kebuntuan saat proses menulis sudah berjalan sampai tengah.

Pastinya kamu pengin kan, bisa menulis ribuan kata dalam sehari dan menjadi produktif menghasilkan karya? Oleh karenanya kamu perlu menyediakan persiapan yang matang dan menentukan semua hal yang akan dibutuhkan ketika menulis.

Persiapan Awal Sebelum Menulis

Meskipun ada beberapa orang yang memilih menulis tanpa melakukan persiapan dan membiarkan ide yang dimiliki berkembang bak air mengalir, tapi bagimu yang memang ragu mengambil langkah tersebut, sebaiknya lakukan persiapan untuk mengatisipasi kebuntuan.

Setiap penulis memang memiliki caranya masing-masing, tapi tak ada salahnya bila kamu mencoba untuk mempersiapkan beberapa hal sebelum memulai menulis agar terhindar dari  “kemacetan” hingga akhirnya gagal menulis. Nah, berikut ini beberapa persiapan awal sebelum menulis yang dapat kamu gunakan.


1. Menentukan Ide

Sudah bukan rahasia umum lagi bila menentukan ide menjadi salah satu penunjang terbentuknya suatu tulisan. Kesulitan menyusun kalimat saat menulis sering kali disebabkan oleh banyaknya ide yang menumpuk atau malah tidak memiliki ide sama sekali. Itulah mengapa sebelum menulis sebaiknya kamu menentukan atau memilih satu ide yang ingin dieksekusi.

Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam menentukan ide dalam menulis. Terkadang ide juga muncul tanpa disengaja. Apabila seperti itu kejadiannya, kamu tidak perlu takut kehilangan ide, sebaiknya tulislah ide yang melintas itu dalam kertas kecil, buku catatan, atau aplikasi note pada ponsel.

Setelah menemukan ide, kamu dapat mengeksekusinya ke dalam tulisan. Misalnya kamu mendapatkan ide menulis tentang bunga mawar. Kembangkan topik tersebut secara perlahan agar kamu tidak melewatkan detail yang diperlukan.

Setidaknya dengan menentukan ide utama yang hendak ditulis, kamu jadi lebih fokus dalam memikirkan setiap hal yang dibutuhkan sehingga isi karyamu tidak betele-tele. Pikiranmu juga tidak akan bercabang atau terganggu oleh ide-ide lainnya yang mungkin saja dapat muncul saat kamu baru menulis.

 

2.  Membuat Kerangka Tulisan

Setelah kamu mendapatkan ide yang sesuai dengan keinginan, sebaiknya pikirakan bagaimana tulisan tersebut akan disuguhkan untuk pembaca. Fungsi dari kerangka tulisan yakni sebagai batasan atau mengarahkan penulis agar fokus terhadap topik tertentu.

Persiapan awal sebelum memulai menulis yang satu ini juga tidak akan menguras pikiran. Kamu dapat memikirkan target pembaca, apa saja yang hendak dituliskan, bagaimana tema yang dimiliki, pesan yang akan disampaikan, dan gaya bahasa seperti apa yang akan digunakan.

Kamu dapat membuat kerangka dalam bentuk poin-poin. Misalnya saat kamu mengambil topik hujan, kamu dapat memikirkan kisah seperti apa yang akan dituliskan. Kemudian, tentukanlah alur cerita pertamamu, apakah hendak dimulai dari kisah sedih, mengulas kenangan, atau membuat tema hujan menjadi kisah yang romantis.

Kamu juga dapat menentukan siapa saja tokoh yang berperan dalam karya tersebut dan bagaimana karakter yang mereka miliki. Bila hal tersebut terasa tidak cukup, kamu masih dapat menentukan persiapan lain yang sekiranya dibutuhkan saat menulis. Meskipun sepele, tapi melakukan persiapan ini akan sangat membantu ketika kamu mulai menuangkan ide dalam sebuah tulisan. Kamu tidak akan kebingungan karena semua yang diperlukan sebagai penunjangnya telah dipersiapkan dalam babak ini.

 

3.   Menyiapkan Bahan Menulis

Proses sebelum menulis inilah yang ternyata membutuhkan waktu yang cukup panjang. Apabila kamu menulis novel, tak jarang waktu menyiapkan bahan ini bisa berbulan-bulan atau malah bertahun-tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan juga semuanya dapat dipersiapkan dalam waktu yang cepat. Semuanya tergantung pada kerumitan cerita yang akan diangkat serta tergantung bagaimana si penulis menyikapi idenya.

Seperti yang telah banyak diketahui, menyiapkan bahan tulisan ini berarti penulis harus riset dan mencari data pendukung agar tulisan yang dihasilkan tidak cacat logika. Kamu dapat mencari data hasil observasi atau membaca banyak referensi terpercaya untuk menyempurnakan konsep yang telah ditentukan. Kumpulkan semua hal yang kamu butuhkan dalam menulis agar cerita yang dibangun tetap terasa ‘hidup’ walaupun berupa karangan fiksi.

Apabila kamu ragu untuk mengambil referensi dari bacaan online, kamu masih bisa bertanya langsung kepada orang atau tokoh ahli yang dianggap menguasai materi yang ingin ditanyakan. Nah, biasanya pada tahap riset inilah kamu akan menemukan informasi yang melimpah. Hal tersebut juga dapat mengganggu kerangka awal yang telah kamu tetapkan. Oleh karenanya, kamu harus membatasi pencarian dan tetap fokus pada hal apa saja yang akan ditulis serta dibutuhkan.

Data yang diambil juga tidak melulu tentang angka lho! Kamu dapat mengumpukan berbagai informasi yang berhubungan dengan kerangka maupun ide tulisan yang telah ditetapkan. Misalnya dengan mengambil hasil analisa, fakta-fakta menarik, atau berbagai topik yang sesuai dengan ide yang akan dieksekusi. Pada intinya, pencarian bahan menulis ini tergantung pada kebutuhan yang kamu miliki untuk membangun suatu kisah.


4.  Menentukan Tempat yang Membuatmu Nyaman Saat Menulis

Ternyata menentukan tempat yang nyaman saat menulis juga menjadi salah satu bagian dari persiapan awal sebelum mulai menulis. Hal tersebut dikarenakan tempat yang nyaman dapat menunjang keberlangsungan proses menulis. Tentunya hal ini akan menjadi pendorong agar kamu tetap konsisten untuk menyelesaikan karya yang sedang digarap.

Kamu harus menentukan tempat yang menurutmu tidak akan mendatangkan gangguan ketika sedang menulis. Biasanya tempat yang paling akrab denganmu dapat berpotensi menjadikanmu betah berlama-lama berada di sana demi menyelesaikan karya.

Melakukan hal ini akan menjadikanmu tidak kesulitan lagi untuk menuangkan ide yang telah dipilih. Hal ini berguna sebagai ladang inspirasi bagimu jika mengalami kebuntuan saat menulis. Dengan berada di tempat yang nyaman, kamu dapat menjadi lebih gampang menemukan inspirasi atau sambungan kata untuk mengembangkan tulisan.

 

Itulah beberapa persiapan awal sebelum menulis yang umum dilakukan bila kamu ingin merampungkan karya yang sedang digarap. Meskipun setiap penulis memiliki cara yang berbeda-beda dalam hal ini, tetapi tak ada salahnya bila kamu menerapkan beberapa di antaranya. Jangan ragu untuk memulai karena keraguan hanya akan membuatmu berhenti pada sau titik saja tanpa benar-benar menghasilkan karya. Sebaiknya mulailah menulis dengan menerapkan cara simpel ini agar waktumu tidak terbuang sia-sia. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

No comments for "4 Persiapan Awal Sebelum Menulis agar Terhindar dari Berbagai Hambatan"

close